Potensi


1. Terminal Bis Purwokerto

Terminal Bis Purwokerto merupakan terminal Type A, yang melayani bis Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP) dan Antar Kota Antar Propinsi (AKAP). Terminal Bis Purwokerto juga merupakan terminal bis terbesar di Jawa Tengah, berdiri diatas lahan 10 hektar.

Terminal Purwokerto (Sumber gambar: http://puguhindra.wordpress.com)

Terminal Purwokerto (Sumber gambar: http://puguhindra.wordpress.com)

Terminal Bis yang beroperasi 24 jam ini merupakan salah satu pintu masuk para pendatang yang ingin ke Kota Purwokerto, letak terminalnya ada daerah Purwokerto selatan, sekitar 1 Km ke arah selatan dari pusat kota Purwokerto. Jadi kalau anda dari luar kota naik bis antar kota maka anda akan berhenti di terminal ini.

Dari segi kebersihan dan kerapihan terminal ini cukup bersih dan rapih, pedagang kaki lima tertata rapih di kios-kios, pedangan asongan juga tergolong tertib (jarang ada pemaksaan), di halaman depan ada taman dan pohon-pohon yang membuat rindang dan hijau, masjid yang cukup besar, terdapat fasilitas parkir yang luas, juga tersedia tempat penitipan inap sepeda motor.

Dari segi keamanan terminal ini jarang sekali hampir tidak pernah ada kabar kejahatan seperti copet, penodongan dan lain sebagainya, dari segi petugas keamanan (Polisi) juga stand by 24 jam, sistem keamanan di terminal Purwokerto juga dilengkapi CCTV, akan tetapi meski demikian anda harus tetap waspada!. Kemudian calo di Terminal Purwokerto jarang memaksa calon penumpang.

Terminal mikrobis antar daerah di sekitar Purwokerto, terminal angkot, ojek, dan taksi juga terpadu disini. Jadi apabila anda berhenti di terminal ini akan melanjutkan melancong di Purwokerto jangan khawatir, kalau bingung tanya petugas yang tersebar di setiap penjuru terminal, atau baca papan informasi yang cukup up to date.

Kalau anda kemalaman di Terminal Purwokerto, ada banyak penginapan sekitar terminal Purwokerto, yang paling dekat di samping kiri pintu keluar bis sebelah selatan disana ada penginapan.

 

 

2.Taman Kota Andhang Pangrenan Purwokerto

Taman Kota Andhang Pangrenan Purwakerta

Taman Kota Andhang Pangrenan Purwokerto merupakan tempat rekreasi alternatif selain alun-alun Purwokerto. Terletak di Kelurahan Karangklesem Purwokerto Selatan. Diresmikan pada tanggal 13 April 2011 oleh Bupati Banyumas pada saat itu Drs. Mardjoko. Dulunya Taman Kota Andhang Pangrenan merupakan terminal bus Purwokerto, dikarenakan ada perubahan pemerintahan pada waktu itu terminal bus Purwokerto dipindahkan ke Teluk. Dan tempat bekas terminal tersebut dibuat sebuah taman kota yang kita kenal dengan Taman Kota Andhang Pangrenan.

 

 

Di Taman Kota ini, Anda bisa menjumpai beberapa wahana atau media rekreasi seperti taman bermain anak, komedi putar, kereta mini, sepeda, atv, odong-odong dan masih banyak lagi. Selain wahana rekreasi, di Andhang Pangrenan Anda juga bisa bersantai dibawah rimbunnya pepohonan, menikmati angin segar, dan udara yang bersih. Karena fungsi dari taman kota tidak hanya untuk media rekreasi atau wisata saja, melainkan juga sebagai paru-paru kota. Dengan adanya taman kota ini tentu sangat membatu meminimalisir polusi udara di area kota Purwokerto.

 

 

 

Pepohonan di Taman Kota Andhang Pangrenan

Di Andhang Pangrenan juga sering diadakan kegiatan hiburan seperti pentas seni, pentas kebudayaan, pameran-pameran, dan lomba-lomba tingkat kota/kabupaten. Maka dari itu, di Taman Kota ini dilengkapi dengan fasilitas yang cukup memadai, ada aula yang luas, toilet, air bersih, kamar ganti, kantin, mushola dan internet gratis alias jaringan Wi-fi. Hanya dengan tiket masuk Rp. 2500 (dua ribu lima ratus rupiah) perorang, Anda sudah bisa berekreasi dengan nyaman, bersantai dan melepas penat. Selain ada kegiatan hiburan, biasanya Andhang Pangrenan ramai pada hari sabtu malam atau malam minggu, juga pada hari minggu pagi sampai sore, waktu yang sangat pas sekali untuk melepas rasa lelah akibat kesibukkan.

Nama Andhang Pangrenan sendiri memiliki sebuah arti, kata Andhang berarti tempat dan Pangrenan memiliki arti hati yang riang atau senang. Jadi Andhang Pangrenan berarti tempat untuk bersenang-senang. Anda boleh bersenang-senang sepuasnya di Andhang Pangrenan, tapi ada yang perlu diingat Anda dilarang membawa makanan/minuman, membawa minuman keras, membawa hewan peliharaan, membawa benda tajam, membawa sepeda/otopet/sepatu roda, dan dilarang membawa bola/bermain bola. Peraturan tersebut tentunya dibuat demi untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pada saat Anda berekreasi.

Itulah Taman Kota Andhang Pangrenan, tempat rekreasi yang sangat cocok untuk mengisi waktu luang bersama keluarga Anda. Selamat Berekreasi…

 

Loket Masuk Andhang Pangrenan
Loket Masuk Andhang Pangrenan
Kesejukkan Taman Kota
Kesejukkan Taman Kota
Atap Daun
Atap Daun
Aula Taman Kota Andhang Pangrenan
Aula Taman Kota Andhang Pangrenan
Area Taman Kota Andhang Pangrenan
Area Taman Kota Andhang Pangrenan

Itulah Taman Kota Andhang Pangrenan, tempat rekreasi yang sangat cocok untuk mengisi waktu luang bersama keluarga Anda. Selamat Berekreasi…

 

3. PATUNG ESTAFET Purwokerto

 

Hasil gambar untuk patung estafet

 

 

4. KESENIAN EBEG

 

 post-feature-image
 
 
 
 
 
 
 
Hasil gambar untuk kesenian ebeg
 
 
Hasil gambar untuk kesenian ebeg
 
 
 

Kesenian ebeg adalah kesenian daerah Banyumas yang menggunakan properti jaranan (eblek). Kesenian ebeg tidak lepas dengan unsur mistis, karena pada saat pertunjukan penari akan mengalami kesurupan (wuru). Hal tersebut tidak lepas dari peran seorang dukun dan sesaji yang digunakan dalam pertunjukan. Kesurupan merupakan ciri khas dari pertunjukan ebeg. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bentuk pertunjukan ebeg Teater Janur di Kecamatan Purwokerto Selatan Kabupaten Banyumas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendiskripsikan bentuk pertunjukan ebeg di Desa Karangpucung KecamatanPurwokerto Selatan. Manfaat dari penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan tentang kesenian ebeg, menjadi masukan bagi kelompok kesenian dalam usaha melestarikan kesenian tradisional sebagai wahana pengembangan kreativitas agar menjadi lebih maju. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi terhadap group kesenian ebeg Teater Janur, wawancara dengan pelaku kesenian ebeg Teater Janur dan dokumentasi dalam bentuk foto dan video kesenian ebeg Teater Janur. Analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam pertunjukan kesenian ebeg terdiri dari tiga babak yaitu jogedan, janturan dan laesan. Dan adegan yang dinanti-nanti oleh penonton atau group ebeg lainnya adalah atraksi mendem bersama/pesta mendem.Iringan yang digunakan antara lain Eling-Eling Banyumasan, Kulu-Kulu, Ricik-Ricik Banyumasan, Senggot, dan Sekar Gadung. Fungsi kesenian ebeg Teater Janur ada tiga yaitu pertama berfungsi sebagai hiburan baik hiburan bagi penonton maupun penari, yang kedua berfungsi sebagai media pendidikan, yang ketiga fungsi ekonomi. Peneliti juga menyarankan kepada 1) Para seniman ebeg agar tetap mempertahankan kesenian tradisional tersebut agar tetap eksis dengan membentuk generasi penerus. 2) Lurah Desa Karangpucung diharapkan senantiasa memberikan perhatian khusus terhadap pelestarian kesenian ebeg dengan memberikan dukungan dan pembinaan secara berkelanjutan, 3) Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banyumas agar selalu memberikan dukungan dan motivasi terhadap kesenian ebeg supaya keberadaannya tetap lestari, dan dapat dikembangkan secara luas, dengan menyertakan kesenian ebeg dalam kegiatan budaya baik tingkat kabupaten maupun sebagai utusan daerah pusat di even-even Nasional-Internasioanal.

 

 

5. KECAMATAN PURWOKERTO SELATAN